twitter


Sekilas tadi siang saya mendengarkan percakapan anak-anak SMA, mereka menyebut-nyebut Frienzone. Kedengarannya lucu memang. Ada yang kasih saran gini gitu sampai yang diberi saran kayaknya jadi bingung juga tuh …, Dan kamu sendiri tahu kah apakah itu Friendzone ?, yang pasti bukan nama merk sebuah minuman yak, kalau itu Mizone namanya hehehe. Frindzone sendiri sebenarnya adalah sebuah istilah yang sudah lumrah digunakan ketika membahas tentang hubungan antara pria dan wanita. Pembahasan ini saya lebih melihat dari kacamata seorang Pria tentunya kalau mau lihat pembahasan dari sudut pandangnya wanita, coba lihat di majalah femina kali aja ada di situ. Dan ini saya peruntukkan para sahabat saya yang pria. Kalau cewe yang ikut-ikutan nimbrung di sini malah jadi banyak nanyanya ntar hehehe.  Saya juga tidak ingin buru-buru beramsusi bahwa kamu sudah mengetahui definisi Friendzone ini. Pengertian kamu  terhadap apa yang akan saya bahas juga bergantung pada pengertian kamu terhadap friendzone ini, saya akan coba menyamakan definisi friendzone dengan kamu terlebih dahulu.


Ngomong-ngomong soal friendzone eh bukan ngomong dink, saya kan lagi ngetik yak tapi gak apa-apa lah biar enak kedengarannya heuheu.. ok serius sekarang. Friendzone sangat erat hubungannya dengan penolakan cinta jika dikaitkan dengan pendekatan terhadap wanita, ingat lo ya wanita bukan pria kalau sama-sama pria saya bingung bayanginnya hahaha. Kenapa begitu ?, Alasan paling umum yang digunakan wanita ketika menolak pria adalah “tak piker-piker koyoke awakdewe enakan koncoan ae” yang gak ngerti bahasa jawa, terjemahannya kira-kira begini bro “Aku pikir lebih baik kita berteman aja” atau bagaimanapun bentuk kalimat lain dengan maksud yang sama. Ketika wanita menolak dengan alasan  ini, terdapat 2 kemungkinan :
Yang pertama, Wanita tersebut menggunakan pertemanan sebagai alasan penolakan yang halus, atau Yang kedua, Kamu memang benar-benar terjebak dalam Friendzone.
Sebelum saya masuk ke dalam pembahasan yang lebih serius lagi, ada baiknya kita sama-sama telaah dulu apa sebenarnya friendzone ini.

Pada artikel lalu saya sempat membahas tentang peran gender,  berdasarkan peran gendernya seorang pria lebih banyak menggunakan sudut pandang logikanya, inilah juga kenapa pria cenderung mudah jatuh cinta. Pada dasarnya wajah yang cantik dan tubuh yang proposional adalah alasan yang sudah cukup logis bagi pria untuk jatuh cinta kepada seorang wanita. Bukankah begitu ?

Nah, sedangkan wanita berdasarkan peran gendernya lebih banyak menggunakan perasaan dan emosinya ketimbang logika. Ini yang membuat cara wanita memilih pasangan terkadang sedikit membingungkan bagi kebanyakan pria. Ini karena wanita tidak serta merta jatuh cinta terhadap seorang pria dengan wajah yang ganteng dan tubuh yang proposional. Wanita memilih pria dengan menggunakan emosi dan perasaannya. Ini adalah sebuah mekanisme alam yang adil, karena jika wanita juga memilih pria berdasarkan logikanya, mungkin kebanyakan pria akan mati jomblo, sementara sebagian kecil pria yang ganteng akan memiliki puluhan istri.

Tapi mekanisme ini juga bisa menjadi sebuah masalah kecil bagi pria yang tidak mengerti cara berurusan dengan perasaan wanita. Coba kita perhatikan di sosmed atau di lingkungan sekitar tentang keluhan pria. Salah satu contoh menganggap  bahwa wanita lebih suka cowo tajir, ganteng dan mereka mengumpat si wanita dengan gayanya, sementara si wanita menanggapinya pasti dengan kata-kata tidak semua wanita begitu hahahaha sebuah tanggapan yang klasik. Semoga pria tersebut bukan kamu bro heuheuhe. Wanita hanya jatuh cinta kepada pria ketika perasaannya mengatakan bahwa ia mencintai pria. Ketika seorang pria, dengan alasan apapun, gagal membuat seorang wanita merasakan cinta, pria tersebut akan dibuang ke dalam friendzone. Friendzone adalah kondisi dimana kamu hanya dianggap sebagai seorang teman, tidak lebih.

Lalu apa masalahnya jika sang target kamu menganggap kamu seorang teman ?, bukankah kamu bisa membuatnya jatuh cinta dalam pertemanan tersebut dan merubah status kamu dari teman menjadi pacar ?
Itu bisa saja terjadi pada pria memang, tetapi tidak semudah itu terjadi pada wanita. Wanita memiliki perasaan yang jelas dan tegas mengenai teman dan pacar. Bagi mereka, pacar bukanlah teman dan teman bukanlah pacar. Teman adalah pria yang bisa selalu dijadikan tempat curhat mengenai pacarnya, sementara pacar tidak harus selalu menjadi pria yang dijadikan tempat curhat mengenai teman prianya. Perbedaannya sangat jelas kan ?. tapi juga terkadang wanita bisa merasakan ini tetapi mereka tidak mengetahuinya. kebanyakan pria terjebak ketika si wanita ada permasalahan yang pelik dengan pacarnya, seorang pria tersebut masuk sebagai tempat curhat si wanita dan berharap si wanita mencintainya hehehe ini jenis pria konyol. Semoga ini bukan kamu lagi bro, jadilah pria yang tulus kalau memang niat bantu si wanita atau jadi tempat curhat yang baik jangan mengharapkan apapun dari wanita.

Perbedaan yang tegas ini membuat seorang pria akan sangat sulit keluar ketika sudah masuk dalam friendzone. Ketika dalam pendekatan kamu kepada seorang wanita, kamu terjebak ke dalam friendzone, satu-satunya cara untuk keluar adalah dengan menjadikan diri kamu sebagai pria yang bukan lagi temannya. Tapi ketika kamu keluar dari friendzone secara paksa seperti ini, besar kemungkinan kamu berakhir sebagai musuh.
Lalu kenapa banyak sekali pria yang terjebak dalam friendzone ketika melakukan pendekatan dengan seorang wanita ?

Jadi mudahnya gini bro, saya coba berikan skenario yang pada umumnya terjadi : kamu berkenalan dengan wanita yang kamu anggap menarik. Setelah perkenalan dan penjajakan, ia kemudian balas sms atau bbm kamu, menerima ajakan kamu untuk jalan dan menerima telpon kamu layaknya seorang gebetan pada umumnya. Signal positif demi signal positif telah ia berikan yang mengindikasikan bahwa ia tertarik kepada kamu. Pada tahap ini bisa saja kamu sudah sangat yakin akan keberhasilan kamu saat menembak si wanita tersebut nantinya. Tetapi ketika harinya datang, ia malah lebih memilih untuk menjadi teman ketimbang pacar. Tahu gak bro kenapa itu bisa sampai terjadi ?. ini karena friendzone pun bisa saja diawali oleh ketertarikan. Heuheuheu.
coba tonton video ini, kira-kira kamu bisa simpulkan gak, apa alasan si wanita sampai melakukan itu ?


Hal inilah yang pada umumnya membuat pria salah kaprah. Banyak pria yang tidak menyadari hal ini dan mengira bahwa ketertarikan awal seorang wanita kepadanya adalah benih-benih cinta. Ini salah besar. Ketertarikan awal seorang wanita kepada pria sebenarnya tidak lebih dari sekedar rasa penasaran saja. Ketertarikan awal seorang wanita kepada pria masih jauh dari jatuh cinta. Ketika kamu terjebak masuk ke dalam friendzone, ini berarti kamu berhasil membuat si target tertarik tapi kamu gagal membuatnya jatuh cinta. Ini bagaikan ikut perlombaan lari marathon, tapi kamu lari kearah yang salah. Friendzone adalah kegagalan besar dalam sebuah proses pendekatan. Hati-hati bro … heuheuheu
Itu dulu sedikit artikel dari saya bro, semoga menjadi refrensi 


1 comments:

  1. Baccarat: the best way to win with free spin at our online
    With the help of our best online casinos, you can 바카라 사이트 now 샌즈카지노 enjoy a หารายได้เสริม full suite of baccarat free spins with no deposit required and to be able to play real

Post a Comment

Terima Kasih, Semoga bermanfaat


Angger Withea. Powered by Blogger.